trianto kartakaryawireja

Synbiotik Herbal Suplemen Ternak

Selasa, 29 Desember 2015

JENIS PENYAKIT PADA AYAM


Ada beberapa jenis penyakit penting pada unggas khususnya ayam, baik itu ayam buras/kampung/lokal, ayam potong/broiler/pedaging, maupun ayam layer/petelur. Penyakit-penyakit pada ayam tersebut adalah Coccidiosis,Colisepticaemia,Penyakit IB, Penyakit Gumboro, Fowl Cholera/kolera unggas, Infectious Coryza, Pullorum, Flu burung (HPAI), ND, Botulism (Limberneck), Parasit Internal dan parasit eksternal. Berikut adalah penjelasan singkat mengenai penyakit pada ayam tersebut diatas.

1. Penyakit Coccidiosis (Berak Darah) Pada Ayam

Penyebab : Coccidia
Penularan : kotoran unggas yang terinfeksi
Tanda-tanda klinis :
  • Ayam mengalami depresi, tidak bergairah
  • Diare berdarah
  • turunnya berat badan
  • pial ayam pucat.
Pengobatan : coccidiostats (antibiotik dengan kandungan toltrazuril)
Pencegahan :
  • menjaga kandang unggas agar tetap bersih dan kering. ( Bisa dilakukan dengan treatmen semprot decomposer).
2. Penyakit Collisepticaemia Pada Ayam
Penyebab : Echericia colli
Penularan : kotoran unggas yang terinfeksi
Tanda-tanda klinis :
  • Ayam mengalami lemah
  • ayam diare
  • Berat badan ayam turun
  • Ayam kadang-kadang mengalami Lumpuh
  • sesak napas (kadang-kadang)
Pengobatan : 
antibiotik dari golongan Peptida jenisnya bisa yg mempunyai kandungan colistin.
Pencegahan : kondisi pemeliharaan yang baik dan tindakan sanitasi
3. Penyakit Fowl Cholera (Kolera Unggas/Diare Hijau) Pada Ayam
Penyebab : Pasteurella Multocida
Penularan : leleran dan kotoran unggas terinfeksi
Tanda-tanda klinis :
  • banyak unggas yang lelah dan lemah
  • bulu berdiri
  • nafsu makan ayam menurun
  • jengger dan pial berwarna kebiruan
  • wajah dan pial ayam bengkak
  • persendian ayam bengkak
  • nafas cepat dan sukar
  • Ayam mengalami batuk dan bersin
  • Adanya leleran bening atau kuning dari mata dan paruh
  • Terjadi diare cair kuning/hijau pada ayam serta kloaka menjadi kotor.
Pengobatan : antibiotik dari golongan flouroquinolon
Pencegahan :kondisi pemeliharaan yang baik dan tindakan sanitasi
4. Penyakit Infectious Coryza (Snot) pada Ayam
Penyebab : Hemophilus paragallinarum
Penularan : leleran hidung dan mata
Tanda-tanda klinis :
  • stress dan nafas berbunyi;
  • bersin;
  • Leleran hidung yang berwarna bening pada awalnya, tetapi menjadi kekuningan dan berbau tidak sedap;
  • leleran dari mata; kelopak mata lengket ;
  • unggas menggoyangkan kepalanya (untuk menghilangkan leleran)
  • muka bengkak.
Pengobatan : antibiotik
Pencegahan :Jauhkan unggas dari kondisi lembab dan dingin
5. Penyakit Pullorum (Diare/Berak Putih) Pada Ayam
Penyebab : Salmonella pullorum
Penularan : kotoran unggas yang terinfeksi
Tanda-tanda klinis :
  • Diare berwarna putih kapur, kloaka kotor
  • Lemah, mata tertutup
  • Sayap terkulai
Pengobatan : antibiotik, dimusnahkan untuk mencegah penularan vertikal.
Pencegahan : kondisi pemeliharaan yang baik dan tindakan sanitasi
6. Penyakit HPAI (Flu Burung) (High Pathogenic Avian Influenza)
Penyebab : virus Influenza (H5N1)
Penularan : kotoran dan leleran lainnya dari unggas yang terinfeksi
Tanda-tanda klinis :
  • kematian mendadak dengan beberapa tanda-tanda klinis;
  • tidak mau makan;
  • stress dan mengeluarkan napas berbunyi, batuk dan bersin;
  • leleran dari mata dan hidung;
  • bengkak pada muka termasuk jengger dan pial;
  • menurunnya produksi telur;
  • cangkang telur lunak;
  • diare
  • bintik-bintik darah di bawah kulit (contoh: memar; biasanya paling jelas terlihat di bagian kaki dan ceker)
  • lumpuh;
  • tortikolis dan tremor;
  • paling sedikit setengah dari flok mati dalam satu minggu (50-100% kematian)
Pengobatan : tidak ada
Pencegahan :
kondisi pemeliharaan yang baik dan tindakan sanitasi
Vaksinasi
7. Penyakit ND/Newcastle Disease (Tetelo) Pada AYam
Penyebab : Paramyxovirus
Penularan : kotoran unggas, pernafasan dan leleran dari mata atau hidung
Umumnya, bebek resisten terhadap penyakit ini akan tetapi beberapa kejadian menunjukkan bahwa anak bebek bisa saja terserang
Tanda-tanda klinis :
  • Ayam yang terinfeksi oleh jenis virus ND yang ganas (kuat) bisa saja mati tanpa menunjukkan tanda-tanda sakit;
  • Sayap unggas mengembang dan kelihatan seperti menyeret sayapnya di tanah unggas nampak mengantuk (lethargy) dan tidak makan (tidak memiliki nafsu makan);
  • Terjadi kesulitan bernapas dan sesak napas yang parah;
  • Pembengkakan kepala dan leher;
  • Diare ( kehijau-hijauan);
  • Produksi telur yang menurun drastis. Kadang-kadang unggas memproduksi telur yang tidak sempurna;
  • Untuk penyakit pada stadium lanjut , tanda-tanda cemas (nervous signs) seperti bergetar (tremor), tortikolis (kepala berputar) dan paralisis pada sayap dan kaki dapat terlihat;
  • Kematian bisa saja sangat tinggi, biasanya mencapai 50 hingga 100%
Pengobatan : tidak ada
Pencegahan :
kondisi pemeliharaan yang baik dan tindakan sanitasi
Vaksinasi
8. Penyakit Botulism (Lumpuh) Pada Ayam
Penyebab : Clostridium Botulinum
Penularan : kotoran unggas yang terinfeksi (makan bangkai unggas,makanan yang busuk)
Tanda-tanda klinis :
  • Kelumpuhan pada kaki, sayap dan leher,
  • Diare
  • sesak napas
Pengobatan : antibiotik, sodium selenit,vitamin A,D dan E 
Pencegahan :
kondisi pemeliharaan yang baik dan tindakan sanitasi
9. Penyakit Parasit Internal (Cacing) Pada Ayam
Penyebab : Cacing gelang (Ascarids), Cacing rambut (Capillaria), Cacing Caecal (Heterakis),Cacing pita.
Penularan : kotoran unggas yang terinfeksi
Tanda-tanda klinis :
  • Nafsu makan ayam kurang dan berat badan
  • Ayam mengalami diare
  • ditemukannya cacing pita atau segmen cacing pita pada feses atau kotoran ayam
Pengobatan : Anthelmintika, biji pepaya
Pencegahan :
  • membersihkan kandang unggas dan membuang sisa-sisa kotoran setiap minggu;
  • membersihkan tempat makanan dan minuman setiap hari;
  • dan menghindari bertambahnya area basah berlumpur di sekitar tempat minum dan lainnya.


10. Penyakit Parasit Eksternal (Kutu,Tungau dll) Pada AYam
Penyebab : Echidnophaga gallinacea (kutu), Knemidocoptes mutans (tungau)
Penularan : kotoran unggas yang terinfeksi
Tanda-tanda klinis :
  • unggas terganggu dan gelisah; mungkin menggaruk-garuk mata
  • kulit, jengger dan pial berwarna pucat karena kehilangan darah (anemia)
  • lesi kulit yang mengeras dimana banyak kutu menempel
  • anak unggas yang terserang parah akan mati
Pengobatan :
  • berikan minyak tanah, parafin atau vaselin (petroleum jelly) pada tempat kutu secara berulang-ulang
  • Kelupaslah kulit dari batang kayu yang dipakai untuk kandang unggas agar parasit tidak dapat bersembunyi di bawahnya.
  • Hindari kandang yang terlalu penuh.
  • Bersihkan kandang dan sarang secara teratur dan menyeluruh; semua alas tidur, alas kandang
  • Tebarkan abu atau kapur di lantai dan dinding sarang dan kandang ayam.
  • Asapi kandang dan sarang secara teratur.
  • Pada situasi serangan yang parah, kandang harus disterilisasi total.
  • Biarkan unggas bermain-main di abu bekas pembakaran.
  • Gunakan bubuk pembersih insektisida atau semprotan jika tersedia.
  • Semua unggas harus diobati secara bersamaan. Jika tidak, parasit dari unggas yang tidak diobati akan segera menular kembali ke unggas yang telah diobati.
  • Semprot atau taburi insektisida pada kandang ayam karena kutu dan tungau bersembunyi dari unggas.
  • Ulangi pengobatan setelah 1 minggu (Insektisida tidak membunuh telur tungau, Tungau muda tumbuh di dalam telur dalam waktu 1 minggu).
Pencegahan :
kondisi pemeliharaan yang baik dan tindakan sanitasi
Demikian sekilas 10 jenis penyakit penting pada ayam beserta pencegahan, pengobatan dan penanganannya, semoga artikel ini dapat bermanfaat. Kedepanya kita bahas lagi satu persatu dari penyakit2 diatas. Lebih spesifik lagi, penyebab, pengobatan (jenis antibiotik yg cocok untuk pengobatanya), serta langkah2 untuk pencegahan.

Salam ngapak....
Ora ngapak ora kepenak....
Ozanara Farm 081228283636

Kamis, 17 Desember 2015

PANDUAN PRAKTIS CARA BUDIDAYA AZOLLA MICROPHYLLA

Budidaya azolla dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu menumbuhkan azolla dari bibit muda dan dari spora :

Cara budidaya Azolla microphylla secara vegetatif (bibit anakan) adalah sebagai berikut:

  1. Siapkan bibit Azolla microphylla.
  2. Siapkan kolam, petakan sawah atau bak plastik, bisa juga dengan menyiapkan kolam terpal atau bak semen, isi dengan tanah dengan ketinggian sekitar 3-5 cm kemudian genangi air setinggi 5-7 cm.
  3. Tambahkan pupuk SP 36 dengan takaran 6,5 gr/m2.

Kamis, 29 Oktober 2015

Pengertian Fermentasi

Pengertian Definisi Fermentasi

Fermentasi adalah proses yang memanfaatkan kemampuan mikroba untuk menghasilkan metabolit primer dan metabolit sekunder dalam suatu lingkungan yang dikendalikan. Fermentasi merupakan bentuk penerapan atau aplikasi tertua dari bidang bioteknologi.  Pada mulanya istilah fermentasi digunakan untuk menunjukkan proses pengubahan glukosa menjadi alkohol yang berlangsung secara anaerob.
Bangsa Somaria dan Babilon kuno sudah mengkonsumsi minuman beralkohol seperti bir

Rabu, 21 Oktober 2015

Alternatif Pengganti EM4

ALTERNATIF LAIN PRNGGANTI EM4 DENGAN STRAIN BACTER YANG LEBIH KOMPLEK



Bahan :

1. Kecambah 0,5 kg
2. Buncis 0,5 kg
3. Pisang 0,5 kg
4. Nanas 0,5 kg
5. Pepaya 0,5 kg


6. Akar bamboo 0,5 kg
7. Akar enceng gondok 0,5 kg
8. Bonggol pisang 1 kg
9. Akar tanaman yang tumbuh di tanah tandus dan tumbuh di atas batu 2 kg
10. Ragi tempe ragi tape 2 bungkus
11. Gula jawa 
12. Molasses
13. Air kelapa 20 liter
14. Air segar 50liter

Cara Pembuatan :

1. Semua bahan pengisi di haluskan atau di blender, masukan digester
2. Beri gula jawa 2 kg + ragi 0,5 bungkus
3. Masukan air kelapa 20 liter, peram selama 7 hari
4. Hasil peram pada digester I di saring di ambil airnya saja.
5. Masukan lagi dalam digester lalu tambahkan gula 5kg, molasses 3liter, sisa ragi, air segar sebanyak 50 liter, peram 21 hari.

Fermentasi barhasil jika berbau asam segar, warna kecoklatan. Starter microb ini mempunyai banyak lebihan. Strain bakterinya lebih banyak dibanding EM 4 yang cuma berisi 3 jenis. Kurang lebih ada 13 jeniskandungan bacter pada starter ini :

  1. Bakteri penambat nitrogen : Rhizobium biasanya terdapat pada akar ,menginfeksi akar inang sehingga menghasilkan enzim Nitrogenase untuk menambat N2. Azosprillum, Azotobactor menghasilkan enzim Nitrogenese juga. Nitrosomonas, Nitrosococcus mengubah ammonia bebas menjadi Nitrat
  2. Azospirillum
  3. Azotobacter
  4. Pseudomonas
  5. Bacillus
  6. Penicillium sp. dari nomer 2-6 adalah Bakteri pelarut Fosfat : menghasilkan asam organic seperti oksalat, suksinat, tartarat, sitrat dan laktat,  enzim fosfatase, enzim fitase yang menguraikan ikatan P terlepas dan biasanya bakteri pelarut fosfat juga bisa melarutkan Kalium.
  7. Azospirillum
  8. Azotobacter
  9. Pseudomonas
  10. Serratia
  11. Acetobacter
  12. Methylobacterium, dari nomer 7-12 adalah Bakteri penghasil fitohormon :  memproduksi asam amino, vitamin, enzim dan hormone seperti Auksin, Sitokinin, Giberelin
  13. Lactobacillus adalah Bakteri yang punya kemampuan sebagai penangkal serangan penyakit misal  pencegah busuk akar
  14. Trichoderma pseudokongii, sebagai benteng dari serangan penyakit, Metarrhizium aniopliae, Bauveria bassiana berkemampuan mengendalikan larva, Vertisillium.

silakan browsing aja sendiri klo ingin tau mengenai detailnya rumah bacter trsbt diatas. sebenarya bacter trsbt terkandug dalam bahan-bahan diatas.

ayo...sinau-sinau..aja males....

Ozanara Farm
Telp. 081228283636

Selasa, 06 Oktober 2015

Senin, 05 Oktober 2015

Mengenal Organ Pencernakan Unggas dan Hewan Ruminansia


  • ORGAN PENCERNAKAN LAMBUNG TUNGGAL ( ayam, bebek, puyuh, entog, kalkun, burung)
Pada pencernakan System Lambung Tunggal, proses pencernakan dalam usus hanya berjalan 1-2 jam saja, dalam waktu sesingkat itu ternak harus mampu menyerap nilai gisi bahan pakan. Makanya bahan pakan biasanya di buat Tinggi kadar TDN total digestible nutrient, agar dalam waktu singkat ternak punya kesempatan untuk menyerap nilai nutrisi bahan pakan, tapi resikonya harga pakan cenderung jadi mahal.

Minggu, 04 Oktober 2015

Masa Brooding Masa Penentu Pembesaran Ayam Broiler



Inilah awal masa Stater. Selama 14 hari, ini masa penting yang akan menentukan akan berhasil atau gagal usaha pembesaran ayam broiler anda. Inilah masa pertubuhan dan perkembangan seluruh sel sel tubuh dan organ organ dalam. Organ pencernakan berkembang sampai
hari ke 14, enzim dan hormone pencernakan berkembang hingga hari ke 21, organ pernafasan tumbuh mulai hari ke 4 hingga hari ke 14 dan system kekebalan tubuh antibody internal mulai hari ke 7.
Ada 2 tipe pertumbuhan sel , yaitu:
  1. Hyperplansia : perkembangan sel dengan pertambahan jumlah sel dalam tubuh.
  2. Hypertrophia : pembesaran ukuran sel sel tubuh tanpa ada lagi penambahan sel sel baru.

Fase Brooding di minggu awal akan menentukan kualitas pertumbuhan ayam di hari hari selanjutnya. Brooder pemanas suhu ruangan harus mencapai 35 derajat celcius jangan sampai kurang, agar peristiwa ayam kedinginan hingga tubuhnya menggigil tidak terjadi. Sebab kalau sampai hal itu terjadi akan merugikan peternak, dengan berhentinya pertumbuhan karena nutrisi yang termakan hanya di pakai untuk menghangatkan badan bukan untuk pertumbuhan akibatnya FCR jebol dan masa pemeliharaan semakin panjang sehingga biaya yang di keluarkan semakin banyak.

Pemaksimalan boording dapat dilakukan dengan pembuatan boording yang rapat, tetapi harus tetap ada celah untuk udara segar. Tujuan brooding rapat disini adalah untuk meminimalisir hawa panas keluar brooding sehingga bisa didapat suhu yang optimal, dan pemakaina gas yang irit,tidak perlu menyetel kompor pemanas terlalu besar,karena tidak ada hawa panas yang terbuang keluar secara berlebihan.

Oran ngapak ora kepenak

Ozanra Farm
Telp. 081228283636

Sabtu, 03 Oktober 2015

CARA PEMBUATAN DIGESTER PROBIOTIK

CARA PEMBUATAN DIGESTER PROBIOTIK



BAHAN :
  1. Drum plastik / bekas galon aqua / jrigen
  2. Slang bangunan 1m
  3. Sok drat pralon ukuran 1,5 inchi
  4. Dop pentil ban dalam sepeda motor
  5. Botol bekas air mineral
Lubang besar ditengah, untuk pemasangan sok drat pralon ukuran 1,5 inchi yang berfungsi untuk melakukan pengadukan selama proses fermentasi. Lubang kecil untuk pemasangn dop pentil yang dihubungkan ke slang ,berfungsi untuk megeluarkan gas yang timbul pada saat proses fermentasi

Kamis, 17 September 2015

Kunyit dan Bawang Putih Pengganti Antibiotik Pada ternak Unggas

Kunyit dan Bawang Putih Pengganti AGP


Penggunaan antibiotik sebagai AGP (Antibiotic Growth Promotor)/pemacu pertumbuhan. sebenarnya ide brilian karena membunuh patogen yang potensial mengganggu di saluran pencernaan ayam. Bersihnya saluran pencernaan dari mikroba membuat vili usus berkembang lebih panjang sehingga mampu menyerap nutrisi lebih banyak. Tiap 1 mikrometer

Kamis, 10 September 2015

DETEKSI PENYAKIT AYAM DILIHAT DARI WARNA KOTORAN



MENDIAGNOSA PENYAKIT AYAM LEWAT WARNA KOTORAN

Kotoran ayam normal terdiri dari material berwarna agak gelap dan ada kristal asam urat berwarna putih di atasnya. Beberapa perubahan berikut mungkin pada ayam anda dan dapat dijadikan petunjuk untuk mengetahui permasalahan yang terjadi.

  1. DROPPING WITH BLOOD atau BERAK DARAH.                                                                                 Mengindikasikan jenis penyakit coccidiosis (berak darah). biasanya nafsu makan turun tapi nafsu minum baertambah                                                                                                                                                                      
  2. GREENISH DROPPING atau BERAK HIJAU.                                                                                                     Merupakan fase akhir dari gejala cacingan, atau terlambat makan sehingga cairan empedu masuk ke pencernaan, ciri2 cacingan biasanya ayam kurus, bulu kering dan malas.

Minggu, 06 September 2015

Cara Menghitung Formula Pakan

CARA MENGHITUNG FORMULA PAKAN

Ini adalah teori yang paling mudah diterapkan oleh kebanyakkan peternak. Dengan bahan-bahan yang mudah didapat di sekitar kita

Di sini yang saya gunakan hanya yang penting-penting saja , untuk teman-teman yang kuliah di peternakan mungkin kurang sreg dengan cara saya, terlalu simple dan terasa kurang ilmiah. Tapi untuk masyarakat umum atau peternak kecil seperti saya, lebih praktis, lebih diminati karena tidak terlalu rumit. Langsung saja monggo pada bahasan kita.... tapi sebelumya tolong disiapkan kopi biar mbacanya lebih enak..heheheehehe...

ANALISIS KIMIA BAHAN-BAHAN  PAKAN
NO
BAHAN
ME
(Kcal/kg)
AIR
(%)
CP
(%)
LEMAK
(%)
SERAT KASAR
(%)
Ca
(%)
P
(%)
1
Jagung
3360
10-13
9
4,1
2.2
0.02
0.29
2
Katul Jagung
3300
10-13
9.7
7.2
6.8
0.03
0.27
3
Katul
1850
11.7
10.1
4.9
15.3
0.08
1.36
4
Bekatul
2700
11
13.6
8.2
8
0.03
1.18
5
Tepung Ikan
3000
7.7
61.8
7.8
0.6
4.96
3.10
6
Konsentrat 124 Pokhpand
2500
13
30-32
3-5
6-8
3-4
1-1.5
7
BR-1
3000
5-7
20-21
5-8
3-5
0.9-1.1
0.7-0.9
8
521
2950
13
19-20
3
5
0.9
0.6
9
PAR-S
2800
12
18.5
3
6
0.9
0.6
10
Konsentrat KIP-333 Wonokoyo
2500
13
38-40
5-7
8
4-8
1-2